Minggu, 26 Januari 2014

Liputan konser Iwan Fals

        Iwan Fals, siapa yang tidak kenal penyanyi yang satu ini....? Virgiawan Listanto atau yang akrab di sapa Iwan Fals lahir di Jakrta, 3 September 1961 salah satu legenda hidup di Indonesia. Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' kehidupan sosial di Indonesia pada akhir tahun 1970-an hingga sekarang. Itulah sedikit bahasan tentang Iwan Fals, untuk lebih lanjutnya baca di Wikipedia. hehehe....
        Nah... kali ini Iwan Fals konser di Medan yang di gagasin oleh salah satu stasiun TV baru di Indonesia dan di dampingi band ternama "Andra And The Backbound" dan juga penyanyi solo "Ari Laso". Konsernya di Medan membuat masyarakat Medan berantusias buat menonton konsernya secara lansung, yang di adakan di bekas landasan udara Polonia Medan. Ratusan penonton pun berbondong datang ke bekas bandara ini, mulai dari remaja sampai orang dewasa pastinya yang sudah duluan mengenal Iwan Fals, karena mereka duluan lahir dari saya. :D
        Ramenya orang yang datang membuat antrian yang padat di depan pintu masuk area konser, di tambah lagi pemeriksaan yang ketat mulai dari tidak boleh membawa minuman botol, sampai2 bagi penonton pria itu masuk tidak boleh memakai ikat pinggang. Itu lah yang menyebabkan antrian jadi padat dan sempat hampir terjadi keributan karena terlalu lama proses buat masuk ke area konser. Tetapi seru ni konser karena sudah lama Iwan Fals tidak konser di medan. Ada juga beberapa penonton yang hadir membawa serta keluarganya dan juga dari fans clubnya band lain juga dateng demi melihat langsung konser Iwan Fals. Pukul 19.00wib konser pun berlangsung, seluruh penonton bersorak gembira dan ikut bernyanyi. Beberapa tembang Hits pun di bawakan, seperti: Wakil Rakyat, Pesawat Tempurku dan Bento yang menjadi lagu penutup konser


















Selasa, 05 November 2013

Musik UNDERGROUND

       Underground ( bawaha tanah ) istilah yang di pakai di dalam satu pagelaran musik idealisme dari band-band tersebut. Musik underground terdiri dari berbagai genre musik yang berbeda yang beroperasi di luar budaya mainstream . Setiap lagu yang tidak diperdagangkan secara legal dianggap bawah tanah. Musik seperti mungkin cenderung untuk mengekspresikan cita-cita umum, seperti menjunjung tinggi ketulusan dan keintiman , kebebasan ekspresi kreatif yang bertentangan dengan komposisi yang sangat diformulasikan musik komersial, dan apresiasi individualitas artistik sebagai lawan kesesuaian dengan tren utama saat ini . 
    
       Sudah lama tidak nonton acara seperti ini sejak lulus dari SMA, kebetulan ada teman satu sekolah yang tiba2 nelpon untuk ngajak nonton acara ini kita namanya "Dhani" yang akrab di panggil tepos dan Rian amank dan Nalom turut serta nonton. Ketika SMA kita berdua dan beberapa teman2 sekolah sering pergi ke acara ini. Seperti Uyak, Bochari, dan alm Yudi yang membentuk band dengan mengusung aliran GRUNGE, bahkan aku sendiri sempat beberapa kali main di acara seperti ini. #kenangan masa SMA# :) :) :). Acara kali ini yang bertema " EXPLOSOUND " yang mendatangkan bintang tamu " Close Head dan Burgerkill ", gak nyangka banyak ketemu teman-teman yang sekarang berprofesi bukan anak band tetapi nonton konser seperti ini. Seperti: bang Hendra Brutal (photographer),  bang David Tarigan (videographer dan film maker) dan beberapa teman lainnya kalo yang di sebuti gak cukup ni halaman  hahahahah.......

       Serunya nonton konser seperti ini, para penontonnya gak pernah ribut atau berkelahi pada saat nari walau sering bersenggolan satu sama lain, tidak seperti nonton perhelatan kebot dangdut koplo atau kebot dangdut bongkar bahkan konser lain. Mungkin yang nonton di acara ini sudah saling mengerti satu sama lainnya kali ya..... :D